Solskjaer: Liverpool Bukan yang Terbaik

Solskjaer: Liverpool Bukan yang Terbaik

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengungkapkan bahwa Liverpool bukan lah tim yang sangat kuat di dalam sejarah Premier League. karena dalam pandangan nya itu ia langsung menyoroti apa yang pernah Sir Alex Ferguson lakukan selama puluhan tahun di MU.

Namun di musim 2019/2020 Liverpool sudah menjelma menjadi Klub yang sangat kuat dan saat ini mereka kemungkinan bisa meraih gelar Liga Primer Leaguea yang pertama sejak tahun 1990 . Anak asuhan Jurgen Klopp sampai saat ini masih duduk ke posisi ke 1 yang tidak pernah terkalahkah oleh Klub mana pun dan memiliki selisih poin 13 yang duduk di peringkat ke 2.

Pada Minggu (19/1/2020) nanti malam, Liverpool bisa saja melangkah lebih jauh lagi ketika mereka sukses mengalahkan Manchester United di Anfield. seperti biasanya mereka bukan cuman duel untuk bisa menjadi Juara namun ada juga duel yang sangay Gengsi dengan Puluhan tahun sampai saat ini.

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer juga menyebutkan bahwa Liverpool sekarang ini sudah sangat kuat , namun itu masih belum bisa di katakan bahwa Klub tersebut memiliki tim yang sangat baik di Premier League. pasalnya mereka bukan cuman bisa menuntaskan Musim ini yang bagus namun mereka juga harus bisa melakukan nya dengan musim ke musim selanjutnya.

” jika ingin melihat Klub yang memiliki tim yang bagus itu harus di lakukan dengan baik di musim kini maupun musim musim selanjutnya” buka Solskjaer .

” tidak ada yang bisa mengalahkan rekor Sir Alex dalam sekejap, namun saya akan mengakuinya dan menjadi orang yang pertama yang mengatakan bahwa Jurgen Klopp sudah menjadi manajer yang sangat luar biasa untuk Liverpool” lanjutnya.

Solskjaer cuman mengakui bahwa saat ini Liverpool sudah menjadi tim yang istimewa walaupun begitu itu masih belum cukup menjadi tim yang terbaik di Premier League. walaupun di musim akhir mereka menjuarai trofi Premier League.dan saat ini Liverpool memiliki peluang untuk meraih treble winners.

NEWCASTLE KALAH TIPIS 2-3 ATAS LIVERPOOL

Divock Origi menyelamatkan tawaran gelar Liga Premier Liverpool dengan kemenangan di menit 86 saat kemenangan dramatis 3-2 atas Newcastle menggeser tekanan ke Manchester City dengan beberapa waktu luang.

Tantangan gelar Liverpool tampaknya akan terurai di St. James ‘Park ketika serangan dari Christian Atsu pada menit ke 20 dan Salomon Rondon di menit ke 54 membuat Newcastle bangkit dari ketinggalan 2 kali untuk membatalkan serangan babak pertama dari Virgil van Dijk dari menit ke 13 dan Mohamed Salah pada menit ke 28

Penyebab Liverpool semakin terhambat oleh hilangnya Salah karena cedera kepala yang sangat parah di pertengahan babak kedua, tetapi penggantinya Origi menuju pada akhir seperti yang dia lakukan dalam derby Merseyside dramatis bulan Desember untuk memastikan kemenangan tak ternilai bagi tim Jurgen Klopp ketika perburuan gelar musim ini yang menarik mengambil putaran lain.

Kemenangan itu membuat Liverpool bergerak 2 poin di puncak klasemen dan menerapkan tekanan pada juara Manchester City menjelang pertandingan mereka dengan Leicester pada hari Senin Malam.

Newcastle juga dimulai dengan cerah, tetapi harapan mereka untuk memanfaatkan Liverpool pasca Barcelona berumur yang sangat pendek. Van Dijk dibiarkan tanpa tanda dengan jarak 6 meter setelah Jamaal Lascelles kehilangan pijakannya, dan Pemain berasal Mesir itu memimpin pembuka dengan yang sangat kuat untuk melewati Martin Dubravka pada seperempat jam itu.